Desain
File desain yang bisa langsung dicetak tanpa revisi
4 September 2026 · 8 menit baca
File desain yang ditolak biasanya ditolak karena tiga hal yang sama: resolusi, mode warna, dan bleed. Setelah ketiganya beres, hampir semua file langsung lolos.
Berikut persyaratannya lengkap, supaya Anda bisa menyusun file sendiri sebelum mengirim.
Resolusi minimal
- Ukuran akhir 5 cm atau kurang: 300 dpi sudah cukup.
- Ukuran 5 sampai 15 cm: gunakan 300 dpi.
- Ukuran lebih dari 15 cm atau untuk sablon besar: 600 dpi lebih aman, terutama untuk teks kecil.
Resolusi dihitung dari ukuran akhir cetak, bukan dari ukuran file saat dibuat. Untuk cek: kalikan ukuran dalam inci dengan dpi, hasilnya harus minimal jumlah piksel file.
Mode warna
Untuk screen printing dan DTF, file sebaiknya dalam RGB atau CMYK. Untuk sublimasi, file harus CMYK dan semua elemen perlu disetel ulang ke 300 dpi.
Yang paling sering bermasalah adalah gambar dari internet yang mode warnanya indexed. Mode itu hanya menyimpan 256 warna, jadi gradasi dan foto akan rusak begitu dicetak.
Cara cek paling mudah: buka file-nya lalu lihat menu warna di aplikasi. Kalau tertulis Indexed Color atau Palette, itu penyebabnya.
Bleed
Bleed adalah bagian desain yang keluar melebihi batas area cetak, minimal 3 mm di setiap sisi. Tanpa bleed, akan muncul garis putih tipis di tepi desain karena ada toleransi pemotongan.
Outline teksnya
Kalau file dibuat di komputer lain, font yang dipakai belum tentu ada di komputer tempat produksi. Solusinya: ubah teks menjadi bentuk sebelum dikirim.
Kalau outline tidak memungkinkan, kirimkan file font-nya sekaligus.
Ringkasnya
Cek tiga hal sebelum kirim: resolusi, mode warna, bleed.
Outline semua teks, atau kirim file font-nya.
Kalau ragu, kirim saja file mentahnya. Lebih baik daripada membuat file baru lalu kehilangan detail.