Lewati ke konten utama
Solo Print

Pin

Pin enamel atau soft enamel, mana yang tahan

19 Agustus 2026 · 5 menit baca

Enamel dan soft enamel sering dianggap sama, tapi cara pakainya berbeda. Soft enamel permukaannya sedikit bertekstur dan warnanya lebih cerah, sementara hard enamel warnanya lebih pekat dan tepinya lebih tegas.

Pemilihan yang salah akan terasa di pemakaian pertama.

Beda fisiknya

  • Hard enamel: lapisan email dijemur di suhu tinggi. Permukaannya licin, warnanya pekat, tepinya tegas, tebalnya sekitar 1 sampai 1,5 mm.
  • Soft enamel: lapisan epoksi yang dispray lalu dipanaskan. Permukaannya bertekstur, warnanya lebih cerah, tebalnya sekitar 0,8 sampai 1,2 mm.

Mana yang lebih tahan

Untuk pin yang sering diambil dari tangan, diputar, dan dipakai sebagai gantungan tas, soft enamel lebih tahan karena lapisannya yang sedikit tebal tidak mudah terkelupas saat tergesek.

Untuk pin pajangan yang jarang disentuh, hard enamel lebih menarik karena warnanya lebih pekat dan permukaannya mengkilap.

Detail yang menentukan harga

  • Jumlah warna: dua warna masih wajar, empat warna ke atas nilai ekonominya menurun.
  • Ukuran: pin besar perlu lapisan lebih tebal supaya tidak terlihat kosong di tengah.
  • Bentuk: outline custom butuh mesin potong khusus dan menambah biaya.

Ringkasnya

Pin souvenir untuk dibagikan pakai soft enamel.

Pin pajangan atau pin custom dengan warna terbatas pakai hard enamel.

Ukuran di bawah 2 cm membuat detail motif susah terbaca. Jangan memaksakan motif yang terlalu halus ke pin kecil.